Bagi perusahaan yang ingin menjadi pemimpin – jadi tidak hanya ingin
sukses dalam industri — mereka harus melakukan transformasi bisnis.
Menurut penelitian KPMG, sekitar 93% dari perusahaan-perusahaan di AS —
dalam beberapa fase – telah mengubah model bisnis mereka.
Transformasi dapat berarti mengubah segalanya, mulai dari perubahan
besar dalam sistem IT untuk proyek konstruksi skala besar yang inovatif,
hingga perubahan model bisnis dan desain produk. Demikian pula, driver
transformasi bervariasi, mulai dari meningkatnya gelombang globalisasi
pasar di semua industri yang menggeser harga energy hingga harapan
konsumen terhadap perusahaan untuk terus-menerus berinovasi.
Sebuah perusahaan bisa mengklaim sebagai perusahaan. Tetapi, untuk
sampai ke arah itu, perusahaan tersebut mungkin harus membuka lembaran
baru. Tahun 2009, Coca-Cola berencana untuk menjadikan air netral di
India pada tahun 2009 sebagai bagian dari strategi global mencapai
netralitas air.
Namun, para pengkritik perusahaan tersebut menolak klaim tersebut.
Mereka masih menganggap Coca-Cola menghamburkan uang jutaan dolar hanya
untuk proyek membangun citra ‘hijau’ dan ‘ramah lingkungan’. Padahal
dalam kenyataannya, Coca-Cola gagal untuk membuat perubahan dalam
operasinya. Praktik produksi Coca-Cola tidak berubah. Praktik inilah
yang disebut sebagai upaya green-washing.
Bahkan di bagian dunia yang lain, raksasa multinasional minuman ringan
itu diminta untuk merevisi materi pemasaran. Gara-garanya, seorang
pejabat perlindungan konsumen tingkat tinggi menemukan bahwa perusahaan
tersebut – melalui promosinya — menawarkan suatu manfaat lingkungan dari
sebuah produk secara berlebihan tanpa menawarkan bukti.
Dalam sebuah laporan, Henrik Saugmandsgaard OE, ombudsman konsumen
Denmark, mengatakan pemasaran Coke botol, yang diklaim terbuat dari
bahan nabati, pada dasarnya tidak sepenuhnya benar. Produk tidak
mewakili “kebenaran, seimbang dan kesan kesetiaan secara keseluruhan.”
OE, yang bertugas untuk memastikan bahwa perusahaan yang melakukan
bisnis di Denmark mematuhi Praktik Pemasaran Undang-Undang negara,
mengkritik penggunaan beberapa trik pemasaran oleh Coke, termasuk
penggunaan kata “pabrik,” warna hijau berlebihan dan logo
melingkar-panah terinspirasi oleh simbol akrab untuk daur ulang.
Ombudsman juga mencatat kurangnya dokumentasi untuk mendukung klaim Coke
yang PlantBottle adalah “ramah lingkungan” atau memiliki “jejak karbon
berkurang.” “[T] dia mengklaim karbon dipasarkan tanpa penilaian siklus
hidup penuh, ada botol yang menyesatkan,” kata laporan itu.
Gambaran tersebut seakan menggambarkan praktik public relations yang
bisa menciptakan publisitas positif. Dengan mengkomunikasikan bahwa
produk atau merek dia ramah lingkungan dengan karakter yang spesifik
membuat media atau orang ingin membicarakannya. Yang jadi persoalan
adalah apakah publisitas itu menjadi bermakna bagi masyarakat,
perusahaan, dan lingkungan.
Semua perencanaan strategis dimulai dengan pernyataan misi organisasi.
Ini juga berlaku untuk public relations. Dalam kaitan ini, para praktisi
public relations harus memastikan bahwa semua kegiatan berhubungan
langsung dengan misi organisasi, tujuan utama dari organisasi. Jika
tidak, praktisi harus menulis kembali misi sesuai dengan konsensus
dominan.
Konsensus stakeholder dominan tersebut mencakup para pemimpin opini
kunci dalam organisasi dan / atau manajemen tingkat atas yang
bertanggung jawab pada pengambilan keputusan kunci organisasi, atau
berfokus hanya pada kegiatan yang membantu organisasi memenuhi misinya.
Dalam konteks Coca Cola tadi, katakanlah perusahaan memiliki misi
berkelanjutan. Perusahaan ikut bertanggung jawab terhadap “keamanan”
pangan masyarakat sehingga mereka menciptakan kemasan yang benar-benar
aman buat konsumen dan lingkungan.
Bila diperhatikan, saat ini banyak perusahaan terlibat dalam kegiatan
yang menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatan itu dapat
ditemukan melalui komunikasi untuk membangun merek perusahaan, kegiatan
pemasaran melalui paket label, atau melalui dukungan pada kegiatan
kemasyarakatan.
Dalam beberapa kasus, bagaimanapun, keputusan pada inisiatif ini sering
dibuat jauh dari tingkat perusahaan, misalnya pada tingkat unit level
produk atau bisnis organisasi. Kadang-kadang mereka dibuat hanya
berdasarkan kepentingan individu sang manajer. Namun, jika perusahaan
harus percaya bahwa itu benar-benar berkomitmen untuk mengembangkan
prinsip-prinsip yang memandu perilaku dalam masyarakat, maka
prinsip-prinsip ini harus dimasukan dalam misi, visi dan nilai-nilai
organisasi.
Komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, dibuat terlihat
melalui pernyataan misi, sehingga menjadi pendorong dari semua keputusan
selanjutnya sekitar pelaksanaannya. Hal ini memastikan bahwa perusahaan
membuat keputusan yang tidak hanya dalam kepentingan terbaik dari
perusahaan tetapi dalam kepentingan terbaik dari masyarakat juga.
Dengan melakukan investasi tanggung jawab sosial perusahaan, perusahaan
dapat mengamankan keunggulan kompetitif, keuntungan finansial, membangun
kesadaran merek (Hoeffler dan Keller, 2002) dan menciptakan legitimasi
merek (Luo dan Bhattacharya, 2006; Uggla, 2006; Vaaland et al, 2008;.
Werther Jr dan Chandler, 2005), yang pada gilirannya dapat memperkuat
hubungan stakeholder dengan merek perusahaan.
Namun, hanya beberapa perusahaan yang sepenuhnya memanfaatkan peluang
membangun merek yang menawarkan tanggung jawab sosial perusahaan
(Blumenthal dan Bergstrom, 2003). Dengan melakukan keterlibat secara
strategis dalam inisiatif sosial yang konsisten dengan nilai-nilai merek
dan citra merek yang diinginkan, perusahaan dapat menciptakan makna
merek baru dan meningkatkan asosiasi pemangku kepentingan yang ada
(Hoeffler dan Keller, 2002).
Selain itu, integrasi tanggung jawab sosial perusahaan ke dalam merek
perusahaan memperkenalkan sarana yang kuat dimana perusahaan dapat
membangun ekuitas merek (Hoeffler dan Keller, 2002). Merek berbasis
tanggung jawab sosial perusahaan memberdayakan perusahaan untuk memenuhi
janji budidaya kepercayaan hubungan berdasarkan merek (Kitchin, 2003).
Oleh karena itu, tanggung jawab sosial perusahaan adalah alat membangun
merek yang dapat diintegrasikan ke dalam strategi merek perusahaan untuk
memastikan konsistensi tindakan merek dan pemenuhan janji merek secara
terus menerus. Dalam mengembangkan strategi sangat penting untuk
memastikan bahwa setiap tindakan sosial korporasi terintegrasi untuk
menyesuaikan dengan nilai-nilai inti merek dan strategi bisnis (Luo dan
Bhattacharya, 2006).
Selain itu, filantropi perusahaan yang tidak mendahulukan keberhasilan
secara berlanjutan merek sebagai perusahaan dan yang tidak memiliki
kemampuan organisasi yang, kuat dapat menuai hasil negatif dari tanggung
jawab sosial perusahaan (Luo dan Bhattacharya, 2006). Oleh karena itu,
budidaya terus kemampuan korporasi sangat penting sementara juga
mengembangkan budaya kepedulian sosial dan tanggung jawab proaktif.
Source : Edhy Aruman : Majalah Mix marketing
Kumpulan beberapa artikel yang dianggap menarik dari berbagai sumber & semua cerita tentang gue, keluarga dan lingkungan sekitar gue, special for my little angel Abel dan nyong gogos Afel
Senin, 01 Juni 2015
Prediksi Digital Marketing di Tahun 2015
Tahun 2014, digital marketing tercatat
menjadi strategi yang paling digandrungi oleh para pemasar Tanah Air.
Hal itu ditandai dengan banyaknya para pemasar memanfaatkan kanal
digital maupun social media sebagai bagian dari kampanye pemasaran
mereka.
Matthew Idema, Product Marketing
Director Ads Facebook, dalam rilisnya berbagi tentang prediksinya
tentang tren digital marketing yang bakal terjadi di tahun 2015. Menurut
Matthew, tahun 2015 akan menjadi tahun dimana interaksi pelanggan akan
menjadi lebih personal dengan alat pengukuran yang lebih akurat. Bahkan,
sudah saatnya pemasar atau marketers menyambut ekspansi cepat mobile di
seluruh dunia. Berikut ini Lima Tren Digital Marketing yang diprediksi
Matthew.
1. Ponsel akan terus menarik perhatian konsumen
Peralihan ke arah mobile telah mengubah cara orang menggunakan media. Akibatnya, konsumen memiliki lebih banyak pilihan dalam mengkonsumsi berbagai hal yang tersedia bagi mereka. Misalnya, lebih banyak foto, berita, dan video. Oleh karena itu, iklan perlu fokus untuk menjangkau konsumen pada ruang baru tersebut, antara lain dengan menciptakan berbagai pengalaman di sana.
Peralihan ke arah mobile telah mengubah cara orang menggunakan media. Akibatnya, konsumen memiliki lebih banyak pilihan dalam mengkonsumsi berbagai hal yang tersedia bagi mereka. Misalnya, lebih banyak foto, berita, dan video. Oleh karena itu, iklan perlu fokus untuk menjangkau konsumen pada ruang baru tersebut, antara lain dengan menciptakan berbagai pengalaman di sana.
2. Iklan digital akan bergeser dari sesuatu yang bisa diukur menjadi sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan
Cara pengukuran seperti click-based attribution hanya mampu memberitahukan sebagian dari tingkat keberhasilan iklan digital. Dengan skala yang lebih tepat, akurasi, dan cara pengukuran baru, para pemasar akan lebih memahami iklan digital seperti apa yang berhasil dan iklan digital seperti apa yang perlu difokuskan untuk bisnis mereka. Misalnya, lewat brand metrics atau tingkat interaksi brand, serta penjualan.
Cara pengukuran seperti click-based attribution hanya mampu memberitahukan sebagian dari tingkat keberhasilan iklan digital. Dengan skala yang lebih tepat, akurasi, dan cara pengukuran baru, para pemasar akan lebih memahami iklan digital seperti apa yang berhasil dan iklan digital seperti apa yang perlu difokuskan untuk bisnis mereka. Misalnya, lewat brand metrics atau tingkat interaksi brand, serta penjualan.
3. Bisnis yang lebih personal akan menang
Saat ini, para pemasar memiliki lebih banyak informasi dan alat untuk membuat kampanye, dibandingkan sebelumnya. Dengan demikian, konsumen pun mengharapkan iklan menjadi lebih relevan dan tersedia pada semua channel. Menurut laporan terkini dari eMarketer, hanya 5% dari pemasar client-side (atau bukan dari agency iklan) di dunia yang telah melakukan personalisasi secara ekstensif.
Saat ini, para pemasar memiliki lebih banyak informasi dan alat untuk membuat kampanye, dibandingkan sebelumnya. Dengan demikian, konsumen pun mengharapkan iklan menjadi lebih relevan dan tersedia pada semua channel. Menurut laporan terkini dari eMarketer, hanya 5% dari pemasar client-side (atau bukan dari agency iklan) di dunia yang telah melakukan personalisasi secara ekstensif.
4. Messaging (komunikasi berbasis pesan) berperan penting terhadap interaksi langsung antara bisnis dan konsumen
Percakapan real-time sangat penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen secara cepat. Dengan lebih banyaknya orang yang melakukan komunikasi berbasis pesan, pebisnis akan beralih menggunakan kanal baru komunikasi ini untuk menjaga percakapan yang konstruktif dengan karyawan maupun konsumen.
Percakapan real-time sangat penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen secara cepat. Dengan lebih banyaknya orang yang melakukan komunikasi berbasis pesan, pebisnis akan beralih menggunakan kanal baru komunikasi ini untuk menjaga percakapan yang konstruktif dengan karyawan maupun konsumen.
5. Pertumbuhan populasi dunia didorong oleh negara-negara dengan pertumbuhan tinggi dan lonjakan mobile
Seiring dengan pertumbuhan populasi dunia yang terus meningkat dalam 10 tahun mendatang, pertumbuhan akan terjadi di negara-negara di luar Amerika Serikat. Menurut laporan terkini eMarketer dalam tiga tahun ke depan penetrasi ponsel akan meningkat dari 61,1 persen menjadi 69,4 persen dari total populasi global. Ketika orang mulai mengutamakan mobile atau mobile first, maka pelaku bisnis dan pemasar pun akan mengikuti trend ini.
Seiring dengan pertumbuhan populasi dunia yang terus meningkat dalam 10 tahun mendatang, pertumbuhan akan terjadi di negara-negara di luar Amerika Serikat. Menurut laporan terkini eMarketer dalam tiga tahun ke depan penetrasi ponsel akan meningkat dari 61,1 persen menjadi 69,4 persen dari total populasi global. Ketika orang mulai mengutamakan mobile atau mobile first, maka pelaku bisnis dan pemasar pun akan mengikuti trend ini.
Source : Dwi Wulandari @ Majalah Mix marketing
Bagaimana Menghitung ROI dari Setiap Marketing Campaign?
Meyakinkan manajemen di perusahaan atas
anggaran belanja marketing untuk setiap tahunnya tidaklah mudah.
Terlebih, di saat situasi ekonomi yang tak menentu seperti sekarang ini.
Alih-alih meminta anggaran belanja marketing tetap dipertahankan
jumlahnya seperti tahun sebelumnya, manajemen pasti akan menagih
marketers untuk menunjukkan ROI (Return of Investment) dari anggaran
marketing yang sudah digelontorkan.
Lantas,
bagaimana seharusnya marketers menghitung ROI dari setiap anggaran
marketing campaign yang sudah dikeluarkan? Andrew Beattie, seperti yang
dikutip dari Investopedia, menungkapkan bahwa cara yang paling dasar
untuk menghitung ROI dari setiap kampanye pemasaran adalah dengan
mengintegrasikan lini bisnis secara keseluruhan dalam satu perhitungan.
Hitungannya, ROI sama dengan pertumbuhan penjualan dikurangi biaya
pemasaran, kemudian hasilnya dibagi biaya pemasaran. Contohnya, jika
penjualan tumbuh sebesar $ 1.000 dan kampanye pemasaran biayanya $ 100,
maka ROI sama dengan 900%, yakni hasil dari ($ 1000 – $ 100) : $ 100.
Itu adalah contoh perhitungan ROI yang
sederhana. Namun, menurut Andrew, perlu diperhatikan pertumbuhan
penjualan tiap bulannya selama periode kampanye pemasaran berlangsung.
Artinya, perbandingan bulanan, khususnya penjualan di bulan sebelum
peluncuran kampanye, dapat membantu menunjukkan dampak lebih jelas dari
sebuah kampanye pemasaran.
Untuk menghitung ROI dengan
mempertimbangkan tren penjualan tiap bulannya, maka dapat menggunakan
rumus ROI sama dengan pertumbuhan penjualan dikurangi biaya pemasaran,
selanjutnya dibagi biaya pemasaran. Hasil dari itu semua, kemudian
dikurangi rata-rata pertumbuhan penjualan pada periode regular.
Contohnya, jika sebuah perusahaan
memiliki rata-rata 4% pertumbuhan penjualan regular dan mereka
menjalankan biaya kampanye pemasaran $ 10.000 dalam sebulan, dan
pertumbuhan penjualan untuk bulan itu adalah $ 15.000, maka ROI sama
dengan 46%. Angka itu hasil dari ($ 15.000 – $ 10.000) : $ 10.000 = 50% –
4% = 46%.
Setelah marketers memiliki perhitungan
yang cukup akurat, tantangan yang tersisa adalah periode waktu.
Lantaran, pemasaran bersifat jangka panjang, dimana prosesnya mengarah
pada pertumbuhan penjualan dari waktu ke waktu. Artinya, di awal bulan
saat kampanye dimulai mungkin saja penjualan masih sama atau rendah.
Namun, seiring berjalannya waktu dan kampanye mulai mengenai target
market, maka dampak kampanye terhadap penjualan mulai terlihat.
Tantangan lain adalah banyak kampanye
pemasaran yang dirancang dari sekadar menghasilkan penjualan. Alhasil,
mereka mendapatkan angka ROI yang lemah. Oleh karena itu, dalam
menghitung ROI patut mempertimbangkan pula brand awareness yang berhasil
diperoleh dari kampanye pemasaran. Brand awareness dapat dilihat dari
publikasi media maupun pembicaraan di media sosial.
Source : majalah Mix Marketing
by Dwi Wulandari in Marketing Strategy — 1 Jun, 2015
Rabu, 20 Mei 2015
Tips membuat sebuah Event
Oleh : Yana Hermina
Saya tidak bermaksud sok tau..tetapi saya hanya ingin berbagi pengalaman aja setelah membuat sebuah event beberapa waktu lalu. Kalian mungkin ingin membuat sebuah E.O (Event Organizer) dan ingin membuat sebuah event tetapi belum terlalu paham untuk memulai nya……beginilah :
Team
Dalam sebuah event organizer tentunya harus ada kerjasama team, maka carilah Sdm-sdm yang sekiranya menurut kamu bisa dihandalkan dibidang nya masing-masing yang tentunya berkaitan dengan E.O kamu seperti bidang promoted yaitu dia itu seseorang yang bisa mempromosikan event yang akan kamu buat untuk diajukan ke pihak sponsor, kemudian bidang fianance yaitu dia adalah seorang yang bisa mengurus pemasukan dan pengeluaran keuangan, bidang management, bukan berarti manajemen dalam bidang ekonomi melainkan management band atau artis, untuk bisa bernegosiasi dalam hal fee atau budget agar bisa tampil diacara tersebut, kemudian bidang Equipment, untuk mengisi posisi ini tentunya harus mengerti tentang sarana prasarana atau peralatan yang akan dipakai untuk acara tersebut seperti tempat acara, sound dll. Dan yang terakhir adalah publikasi, mungkin orang yang tepat untuk mengisi posisi ini adalah orang yang bergerak dibidang media, publikasi adalah hal yang paling krusial, penting adanya dalam membuat sebuah event, dengan maksud agar bisa menarik masa untuk datang keacara tersebut…jadi kesimpulan nya adalah bentuklah team dengan kriteria memiliki keahlian seperti yang saya sebutkan diatas, sekitar 7-8 orang termasuk kamu sebagai Project Officernya..ok
Tema
Tema itu penting dalam membuat sebuah event, mau itu bertemakan Charity, Tribute, Parade, Launching atau acara komunitas..itu terserah kalian mau bertemakan tentang apa ? apabila :
Charity : kita membuat acara charity dalam rangka apa? Bencana, sumbangan ke anak jalanan atau apa? Usahakan dalam acara ini bener-bener bermaksud dalam hal penggalangan dana, baik itu dana tersebut didapat dari penjualan tiket ataupun didapat dari sponsor, yang intinya dana tersebut pure untuk disumbangkan!
Tribute : untuk hal ini kita tidak bisa hanya sembarangan membuat tribute, tetapi kita harus tau kenapa kita membuat tribute itu? Kenapa band atau artis ini harus dibuatkan sebuah tribute? Apa pengaruhnya terhadap band lain? kriteria band yang menurut saya pantas untuk “di tribute kan” adalah legenda dan banyak pengaruhnya terhadap band lain!. Untuk pemilihan band yang tampil dalam tribute ini pun harus ada hubungan nya dengan band yang “di tribute kan “. Baik itu pengaruh dalam hal sama-sama memiliki genre yang sama atau berpengaruh terhadap scene..jangan sampai tribute to Pearl Jam tapi yang maen adalah Motordeath,,hahaha,..apa pengaruh nya coba Motordeath terhadap Pearl Jam?
Parade : acara seperti ini mungkin memerlukan waktu yang cukup lama dan dana yang cukup besar pula..karena parade itu berisikan begitu banyak band, baik itu hasil audisi ataupun bintang tamu..tapi tentunya saran saya apabila membuat sebuah event seperti ini usahakanlah dan utamakanlah band-band baru dengan maksud untuk mempromosikan band tersebut agar bisa lebih baik lagi kedepan nya
Launching : mungkin ini adalah bidang kita! Hehehe..biasanya Launching itu berkaitan dengan pihak lain..jadi event ini adalah milik E.O itu sendiri dan Pihak yang ingin dilaunchingkan seperti Records, Clothing atau perusahaan lain nya..dalam hal ini jangan sampai bahwa event ini 100 persen adalah tanggung jawab E.O baik itu dalam hal dana dll..buatlah sebuah perjanjian yang bisa menguntungkan antar kedua belah pihak baik itu dalm hal dana, Royalti ataupun keuntungan..toh acara ini buat kepentingan pihak yang ingin dilaunchingkan..tul ga? Kecuali kalo launching ini adalah launching E.O kamu..
Acara komunitas : nah, kalo acara seperti ini mungkin banyak sekali dibikin, tetapi bukan berarti tidak memiliki tema, dari judulnya pun mungkin akan ketebak bahwa acara ini bertemakan tentang apa? Misalkan “Hardcore Pride” jelaslah bahwa acara tersebut adalah acara Hardcore! Tetapi satu pesan saya jangan sampai kalian membuat acara komunitas tetapi band komunitas lainya tidak kalian ajak..usahakan lah ajak band komunitas lain untuk mempererat silaturahmi demi mempertahan kan scene..bener teu lur??
Judul
Setelah kita memilih tema acara tersebut kemudian buatlah judul yang menarik sesuai dengan tema tersebut yang bisa menarik perhatian masa,. Misalkan tema acaranya Death Metal dan judulnya “Ka Surgaaaaaaaaa” kan keren tuh.hahahaha….buatlah judul acara yang semenarik mungkin!
Waktu dan Tempat
Pemilihan waktu serta tempat bisa dibilang bisa berpengaruh..pilihlah waktu hari weekend atau hari libur (sabtu atau minggu) dan untuk tanggal..hmm! biasanya tanggal genap membawa hoki..ah, tapi itu mah mitos, toh discopunkhead tanggal 8 sukses!! Hahaha..8 genap yah..untuk tempat sendiri pilihlah tempat yang strategis berada di daerah perkotaan misalkan AACC atau Dago Tea House (klo buat di bandung).
Talent/Artis
Dalam pemilihan talent/artis/band usahakan band-band tersebut sesuai dengan tema acara seperti Sunday Bloody Sunday..kedengaran nya begitu sangar maka jelaslah band-bandnya pun harus beraliran Punk/Metal/Hardcore jangan sampai memasukan Local Drug Store dalam acara tersebut. Dan satu hal lagi sebuah acara tidak akan nyaman ditonton apabila memasukan semua genre dalam satu acara..bukan berarti “scene-secenan” tapi setiap acarakan memiliki massa yang berbeda apabila massa anak2 Pop disatukan dengan anak2 metal kan ga sinkron keliatan nya..kalau mau bikin acara kombinasi maka disesuai kan.. acara Punk/Metal/Hardcore dan acara Pop/Electro/Rock n ‘ Roll/Shoegaze dll..begituah!
Dana
Yup!! Ini adalah faktor penting dalam membuat sebuah acara.. Darimana kita mendapatkan dana untuk membuat acara tersebut? Kalau didapat dari patungan personil E.O itu sendiri ga akan mungkin menutupi..waeee..!!! buatlah proposal pengajuan untuk meminta dana ke sponsor, bikin isi proposal semenarik mungkin..Tema, Judul, Maksud dan Tujuan serta timbal balik nya apa terhadap sponsor tersebut agar bisa saling menguntungkan…dalam hal pendanaan sebuah acara tidak mungkin mendapatkan dana dari sponsor langsung bisa menutupi segala kebutuhan yang ada, tentu ada minus! Perhitungkan kita minus berapa sesuaikan dengan harga tiket dan target massa yang akan datang…membuat acara itu adalah gambling! Dana tersebut tentunya untuk memenuhi kebutuhan acara tersebut seperti bayar gedung/tempat, sarana prasarana/peralatan, Talent/artis, Konsumsi dan akomodasi lain nya…usahakan pihak yang berkaitan dengan kebutuhan tersebut adalah orang yang bisa diajak kerjasama untuk meminialisir pengeluaran.
Media
Media disini adalah sesuatu yang bisa mempublikasikan acara kalian, media disini bentuk nya dapat berupa Televisi, Radio, Majalah, Webzine, dan Videomaker. Kelima media tersebut mungkin bisa diajak kerjasama dalam hal barter promo dalam arti saling mempromosikan kedua belah pihak antara acara dengan media tersebut..dan biasanya bentuk promo untuk media tersebut yaitu pemasangan logo di poster/pamflet, Add lips mc, dan pemutaran di visual (apabila ada) sedangkan bentuk promo untuk acara itu sendiri adalah mempromosikan lewat add lips, spot, wawancara sampai liputan. Tetapi selain kelima media tersebut media-media lain seperti spanduk, poster, pamflet dan flyer diusahkan harus ada.
Volunteer
Adalah panitia diluar dari team inti, orang-orang ini adalah pihak yang membantu acara pas Hari-H carilah 10-20 orang (apabila team inti hanya 10 orang) yang bisa mengisi jobdesk seperti LO, Keamanan dll. Persiapkan lah volunteer ini pada H-7, buatlah rapat besar untuk mempersatukan nya agar tidak canggung dalam bekerja antara satu dengan yag lain nya.
Hari-H
Apabila segala persiapan sudah mencukupi mulai dari talent/artis, waktu/tempat, dana, media partner, volunteer dll. Maka saatnya untuk Hari-H, yang merupakan puncak dari segalanya dan pencerminan dari kerja keras kalian selama mempersiapkan prosesnya apakah nantinya akan sukses atau tidak, tergantung sejauh mana persiapan yang kalian siapkan dan tentunya jangan lupa berdoa…Selamat mencoba dan jangan kapok apabila acaranya tidak sukses…
Source : by marisilahkanduduk
Saya tidak bermaksud sok tau..tetapi saya hanya ingin berbagi pengalaman aja setelah membuat sebuah event beberapa waktu lalu. Kalian mungkin ingin membuat sebuah E.O (Event Organizer) dan ingin membuat sebuah event tetapi belum terlalu paham untuk memulai nya……beginilah :
Team
Dalam sebuah event organizer tentunya harus ada kerjasama team, maka carilah Sdm-sdm yang sekiranya menurut kamu bisa dihandalkan dibidang nya masing-masing yang tentunya berkaitan dengan E.O kamu seperti bidang promoted yaitu dia itu seseorang yang bisa mempromosikan event yang akan kamu buat untuk diajukan ke pihak sponsor, kemudian bidang fianance yaitu dia adalah seorang yang bisa mengurus pemasukan dan pengeluaran keuangan, bidang management, bukan berarti manajemen dalam bidang ekonomi melainkan management band atau artis, untuk bisa bernegosiasi dalam hal fee atau budget agar bisa tampil diacara tersebut, kemudian bidang Equipment, untuk mengisi posisi ini tentunya harus mengerti tentang sarana prasarana atau peralatan yang akan dipakai untuk acara tersebut seperti tempat acara, sound dll. Dan yang terakhir adalah publikasi, mungkin orang yang tepat untuk mengisi posisi ini adalah orang yang bergerak dibidang media, publikasi adalah hal yang paling krusial, penting adanya dalam membuat sebuah event, dengan maksud agar bisa menarik masa untuk datang keacara tersebut…jadi kesimpulan nya adalah bentuklah team dengan kriteria memiliki keahlian seperti yang saya sebutkan diatas, sekitar 7-8 orang termasuk kamu sebagai Project Officernya..ok
Tema
Tema itu penting dalam membuat sebuah event, mau itu bertemakan Charity, Tribute, Parade, Launching atau acara komunitas..itu terserah kalian mau bertemakan tentang apa ? apabila :
Charity : kita membuat acara charity dalam rangka apa? Bencana, sumbangan ke anak jalanan atau apa? Usahakan dalam acara ini bener-bener bermaksud dalam hal penggalangan dana, baik itu dana tersebut didapat dari penjualan tiket ataupun didapat dari sponsor, yang intinya dana tersebut pure untuk disumbangkan!
Tribute : untuk hal ini kita tidak bisa hanya sembarangan membuat tribute, tetapi kita harus tau kenapa kita membuat tribute itu? Kenapa band atau artis ini harus dibuatkan sebuah tribute? Apa pengaruhnya terhadap band lain? kriteria band yang menurut saya pantas untuk “di tribute kan” adalah legenda dan banyak pengaruhnya terhadap band lain!. Untuk pemilihan band yang tampil dalam tribute ini pun harus ada hubungan nya dengan band yang “di tribute kan “. Baik itu pengaruh dalam hal sama-sama memiliki genre yang sama atau berpengaruh terhadap scene..jangan sampai tribute to Pearl Jam tapi yang maen adalah Motordeath,,hahaha,..apa pengaruh nya coba Motordeath terhadap Pearl Jam?
Parade : acara seperti ini mungkin memerlukan waktu yang cukup lama dan dana yang cukup besar pula..karena parade itu berisikan begitu banyak band, baik itu hasil audisi ataupun bintang tamu..tapi tentunya saran saya apabila membuat sebuah event seperti ini usahakanlah dan utamakanlah band-band baru dengan maksud untuk mempromosikan band tersebut agar bisa lebih baik lagi kedepan nya
Launching : mungkin ini adalah bidang kita! Hehehe..biasanya Launching itu berkaitan dengan pihak lain..jadi event ini adalah milik E.O itu sendiri dan Pihak yang ingin dilaunchingkan seperti Records, Clothing atau perusahaan lain nya..dalam hal ini jangan sampai bahwa event ini 100 persen adalah tanggung jawab E.O baik itu dalam hal dana dll..buatlah sebuah perjanjian yang bisa menguntungkan antar kedua belah pihak baik itu dalm hal dana, Royalti ataupun keuntungan..toh acara ini buat kepentingan pihak yang ingin dilaunchingkan..tul ga? Kecuali kalo launching ini adalah launching E.O kamu..
Acara komunitas : nah, kalo acara seperti ini mungkin banyak sekali dibikin, tetapi bukan berarti tidak memiliki tema, dari judulnya pun mungkin akan ketebak bahwa acara ini bertemakan tentang apa? Misalkan “Hardcore Pride” jelaslah bahwa acara tersebut adalah acara Hardcore! Tetapi satu pesan saya jangan sampai kalian membuat acara komunitas tetapi band komunitas lainya tidak kalian ajak..usahakan lah ajak band komunitas lain untuk mempererat silaturahmi demi mempertahan kan scene..bener teu lur??
Judul
Setelah kita memilih tema acara tersebut kemudian buatlah judul yang menarik sesuai dengan tema tersebut yang bisa menarik perhatian masa,. Misalkan tema acaranya Death Metal dan judulnya “Ka Surgaaaaaaaaa” kan keren tuh.hahahaha….buatlah judul acara yang semenarik mungkin!
Waktu dan Tempat
Pemilihan waktu serta tempat bisa dibilang bisa berpengaruh..pilihlah waktu hari weekend atau hari libur (sabtu atau minggu) dan untuk tanggal..hmm! biasanya tanggal genap membawa hoki..ah, tapi itu mah mitos, toh discopunkhead tanggal 8 sukses!! Hahaha..8 genap yah..untuk tempat sendiri pilihlah tempat yang strategis berada di daerah perkotaan misalkan AACC atau Dago Tea House (klo buat di bandung).
Talent/Artis
Dalam pemilihan talent/artis/band usahakan band-band tersebut sesuai dengan tema acara seperti Sunday Bloody Sunday..kedengaran nya begitu sangar maka jelaslah band-bandnya pun harus beraliran Punk/Metal/Hardcore jangan sampai memasukan Local Drug Store dalam acara tersebut. Dan satu hal lagi sebuah acara tidak akan nyaman ditonton apabila memasukan semua genre dalam satu acara..bukan berarti “scene-secenan” tapi setiap acarakan memiliki massa yang berbeda apabila massa anak2 Pop disatukan dengan anak2 metal kan ga sinkron keliatan nya..kalau mau bikin acara kombinasi maka disesuai kan.. acara Punk/Metal/Hardcore dan acara Pop/Electro/Rock n ‘ Roll/Shoegaze dll..begituah!
Dana
Yup!! Ini adalah faktor penting dalam membuat sebuah acara.. Darimana kita mendapatkan dana untuk membuat acara tersebut? Kalau didapat dari patungan personil E.O itu sendiri ga akan mungkin menutupi..waeee..!!! buatlah proposal pengajuan untuk meminta dana ke sponsor, bikin isi proposal semenarik mungkin..Tema, Judul, Maksud dan Tujuan serta timbal balik nya apa terhadap sponsor tersebut agar bisa saling menguntungkan…dalam hal pendanaan sebuah acara tidak mungkin mendapatkan dana dari sponsor langsung bisa menutupi segala kebutuhan yang ada, tentu ada minus! Perhitungkan kita minus berapa sesuaikan dengan harga tiket dan target massa yang akan datang…membuat acara itu adalah gambling! Dana tersebut tentunya untuk memenuhi kebutuhan acara tersebut seperti bayar gedung/tempat, sarana prasarana/peralatan, Talent/artis, Konsumsi dan akomodasi lain nya…usahakan pihak yang berkaitan dengan kebutuhan tersebut adalah orang yang bisa diajak kerjasama untuk meminialisir pengeluaran.
Media
Media disini adalah sesuatu yang bisa mempublikasikan acara kalian, media disini bentuk nya dapat berupa Televisi, Radio, Majalah, Webzine, dan Videomaker. Kelima media tersebut mungkin bisa diajak kerjasama dalam hal barter promo dalam arti saling mempromosikan kedua belah pihak antara acara dengan media tersebut..dan biasanya bentuk promo untuk media tersebut yaitu pemasangan logo di poster/pamflet, Add lips mc, dan pemutaran di visual (apabila ada) sedangkan bentuk promo untuk acara itu sendiri adalah mempromosikan lewat add lips, spot, wawancara sampai liputan. Tetapi selain kelima media tersebut media-media lain seperti spanduk, poster, pamflet dan flyer diusahkan harus ada.
Volunteer
Adalah panitia diluar dari team inti, orang-orang ini adalah pihak yang membantu acara pas Hari-H carilah 10-20 orang (apabila team inti hanya 10 orang) yang bisa mengisi jobdesk seperti LO, Keamanan dll. Persiapkan lah volunteer ini pada H-7, buatlah rapat besar untuk mempersatukan nya agar tidak canggung dalam bekerja antara satu dengan yag lain nya.
Hari-H
Apabila segala persiapan sudah mencukupi mulai dari talent/artis, waktu/tempat, dana, media partner, volunteer dll. Maka saatnya untuk Hari-H, yang merupakan puncak dari segalanya dan pencerminan dari kerja keras kalian selama mempersiapkan prosesnya apakah nantinya akan sukses atau tidak, tergantung sejauh mana persiapan yang kalian siapkan dan tentunya jangan lupa berdoa…Selamat mencoba dan jangan kapok apabila acaranya tidak sukses…
Source : by marisilahkanduduk
Senin, 04 Mei 2015
10 Kata-kata di Sosial Media yang Harus Diwaspadai Orangtua
Sosial
media kian berkembang pesat, banyak sekali website dan aplikasi sosial
media yang datang silih berganti. Mencoba peruntungan di tingginya
tingkat pemakai smartphone.
Di samping manfaat positif, ternyata sosial media juga memberikan keuntungan bagi para oknum, dan juga mereka yang tidak bertanggung jawab.
Seperti berita-berita akhir ini yang memperlihatkan, bahwa banyak sekali orang-orang melakukan transaksi atau bisnis esek-esek di sosial media. Untuk itu, Anda sebagai orangtua perlu mewaspadai anak yang sering menggunakan sosial media.
Biasanya, mereka menggunakan bahasa Inggris yang berkembang pada tingkat yang lebih cepat dalam sejarah karena media sosial dan pesan instan.
Profesor John Sutherland dari University College London adalah ahli bahasa Inggris terkemuka di Inggris, dan telah melakukan studi di media sosial dan "teks berbicara," terhadap istilah-istilah yang ditemukan.
Dan biasanya membuat kebanyakan orangtua yang bingung, dengan bahasa yang digunakan oleh anak-anak mereka.
Menurut studi, yang ditugaskan oleh raksasa teknologi Samsung untuk menandai peluncuran Galaxy S6 , sekarang ada "kesenjangan generasi seismik" antara generasi tua dan muda ketika, bahasa modern informal digunakan.
Istilah modern seperti "fleek" dan "bae" yang paling sering ditemukan membuat bingung dengan orang tua, dengan hanya 10 persen dari 2.000 orangtua yang mampu mengidentifikasi makna sebenarnya dari "bae"--sebuah istilah kasih sayang.
86 persen dari orang tua yang mengambil bagian dalam survei mengatakan, anak-anak berbicara dengan bahasa yang sama sekali berbeda di situs media sosial seperti Twitter dan Facebook.
Prof Sutherland mengatakan: "Keterbatasan karakter pada handset tua merupakan faktor kunci dalam kebangkitan akronim dalam pesan teks seperti TXT, GR8 dan M8."
Berikut 10 bentuk kata-kata baru di media sosial yang orang tua tidak mengerti:
Fleek - Looking good
FOMO - Fear of missing out
Bae - A term of affection
ICYMI - In case you missed it
Deadout - Rubbish or tired
TBT - Throwback Thursday
LMK - Let me know
RN - Right now
Thirsty - Looking for attention
NSFW - Not safe for work
Source : Viva.co.id
Di samping manfaat positif, ternyata sosial media juga memberikan keuntungan bagi para oknum, dan juga mereka yang tidak bertanggung jawab.
Seperti berita-berita akhir ini yang memperlihatkan, bahwa banyak sekali orang-orang melakukan transaksi atau bisnis esek-esek di sosial media. Untuk itu, Anda sebagai orangtua perlu mewaspadai anak yang sering menggunakan sosial media.
Biasanya, mereka menggunakan bahasa Inggris yang berkembang pada tingkat yang lebih cepat dalam sejarah karena media sosial dan pesan instan.
Profesor John Sutherland dari University College London adalah ahli bahasa Inggris terkemuka di Inggris, dan telah melakukan studi di media sosial dan "teks berbicara," terhadap istilah-istilah yang ditemukan.
Dan biasanya membuat kebanyakan orangtua yang bingung, dengan bahasa yang digunakan oleh anak-anak mereka.
Menurut studi, yang ditugaskan oleh raksasa teknologi Samsung untuk menandai peluncuran Galaxy S6 , sekarang ada "kesenjangan generasi seismik" antara generasi tua dan muda ketika, bahasa modern informal digunakan.
Istilah modern seperti "fleek" dan "bae" yang paling sering ditemukan membuat bingung dengan orang tua, dengan hanya 10 persen dari 2.000 orangtua yang mampu mengidentifikasi makna sebenarnya dari "bae"--sebuah istilah kasih sayang.
86 persen dari orang tua yang mengambil bagian dalam survei mengatakan, anak-anak berbicara dengan bahasa yang sama sekali berbeda di situs media sosial seperti Twitter dan Facebook.
Prof Sutherland mengatakan: "Keterbatasan karakter pada handset tua merupakan faktor kunci dalam kebangkitan akronim dalam pesan teks seperti TXT, GR8 dan M8."
Berikut 10 bentuk kata-kata baru di media sosial yang orang tua tidak mengerti:
Fleek - Looking good
FOMO - Fear of missing out
Bae - A term of affection
ICYMI - In case you missed it
Deadout - Rubbish or tired
TBT - Throwback Thursday
LMK - Let me know
RN - Right now
Thirsty - Looking for attention
NSFW - Not safe for work
Source : Viva.co.id
Sabtu, 02 Mei 2015
!0 cara merawat baterai laptop
Kelebihan
laptop adalah praktis dan dapat dibawa kemanapun kita mau. Hal ini
memungkinkan kita melakukan berbagai keperluan komputasi dimanapun
berada. Dengan berbagai keunggulan laptop, tentunya laptop memiliki
kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah baterai laptop. Kita harus
terus memantau baterai laptop supaya tetap terus menggunakan laptop
tersebut sepanjang hari. Namun kebanyakan dari kita tidak begitu
memperhatikan permasalahan baterai laptop yang jika dibiarkan akan
mengakibatkan kerusakan pada cell-cell di baterai laptop tersebut.
Akhirnya jika terus dibiarkan baterai laptop tersebut akan rusak dan
tidak akan dapat berfungsi lagi. Untuk mengantisipasinya, silakan simak
beberapa cara berikut ini supaya baterai laptop anda terus dapat
digunakan dan lebih tahan lama.
1. Bersihkan Laptop
Laptop yang terus menerus digunakan akan
mengakibatkan debu terus mengumpul di kisi-kisi ventilasi laptop
tersebut. Akibatnya laptop memerlukan kinerja yang jauh lebih keras
untuk memproses segala data yang ada pada laptop tersebut. Hal ini akan
menguras energi baterai lebih cepat, akibatnya baterai lebih cepat habis
dari waktu yang diperkirakan. Selain itu, laptop yang kotor membuat
laptop menjadi cepat panas. Oleh karenanya bersihkan secara berkala
kisi-kisi ventilasi pembuangan angin laptop anda.
2. Atur Kecerahan Layar
Layar laptop merupakan salah satu sumber
yang memakan banyak daya pada laptop. Oleh karenanya dengan
meminimalisir penggunaan backlight dari laptop itu sendiri akan
menghemat baterai laptop anda.
3. Matikan WiFi
Mematikan WiFi ketika tidak ada jaringan
internet juga dapat menghemat baterai laptop anda. Hal ini dikarenakan
modul WiFi akan terus berusaha mencari sinyal secara terus menerus jika
tidak dimatikan. Oleh karenanya jika sudah pasti tidak ada jaringan WiFi
di tempat tersebut, ada baiknya anda mematikan WiFi untuk menghemat
baterai laptop anda.
4. Atur Power Saving Mode
Setiap laptop pastilah memiliki Power
Saving mode untuk membuat baterai laptop semakin efisien dalam
penggunaannya. Oleh karenanya atur sesuai dengan penggunaan dan juga
kebutuhan anda. Pengaturan ini akan memungkinkan anda mengendalikan
seberapa lama layar laptop akan mati ketika dalam posisi idle atau tidak
digunakan. Semakin cepat, maka baterai laptop anda akan semakin hemat.
5. Sleep Mode
Fitur yang satu ini memiliki fungsi yang
hampir sama dengan power saving. Namun bedanya fungsi ini akan
mematikan segala proses yang sedang berjalan pada laptop anda. Namun
tidak serta merta menghentikan, hanya saja memberhentikan secara
sementara. Ketika laptop kembali aktif, maka semua aplikasi tersebut
akan secara otomatis aktif kembali.
6. Bersihkan Kutub Baterai
Biasanya kutub-kutub baterai yang kotor
dapat menghambat kinerja laptop. Akibatnya penggunaan daya akan semakin
boroe jika kutub-kutub tersebut tidak segera dibersihkan. Oleh karenanya
bersihkan secara kontinu untuk mengantisipasi borosnya kinerja baterai.
7. Tutup Program yang Tidak Perlu
Program yang tidak diperlukan justru
akan berdampak pada konsumsi baterai laptop anda. Hal ini dikarenakan
memory dan prosesor laptop anda akan terus bekerja jika aplikasi tidak
dimatikan. Background aplikasi juga harus ditutup untuk menghemat
baterai laptop anda.
8. Cabut Perangkat USB
Mencabut perangkat USB yang masih
menancap di laptop dapat menghemat konsumsi baterai laptop anda. Gunakan
perangkat USB tersebut dengan bijak sehingga akan menghemat baterai
laptop anda dan juga memperpanjang umur baterai laptop anda.
9. Defrag Hardisk
File-file yang ada di dalam hardisk yang
berantakan akan memperlambat kinerja laptop dan juga membuat laptop
anda bekerja semakin keras. Oleh karenanya Windows menyediakan fitur
Defragment Hardisk untuk merapihkan file-file yang berantakan tersebut.
Semakin banyak file yang ada di dalam sebuah hardisk, maka semakin lama
pula proses indexing dan juga penyortiran hardisk tersebut, jika
file-file tersebut rapi, kinerja laptop anda akan semakin cepat dan juga
konsumsi baterai akan lebih hemat.
10. Hindari Penggunaan CD/DVD
CD dan DVD ROM pada laptop akan memakan
banyak resource baterai. Oleh karenanya pergunakan dengan bijaksana
perangkat optikal ini. Jika anda ingin menonton film, ada baiknya copy
terlebih dahulu file tersebut ke dalam hardisk kemudian tonton film
tersebut melalui hardisk. Selain itu, terlalu sering menggunakan CD/DVD
ROM akan memperpendek usia CD?DVD ROM tersebut. Hal ini dikarenakan
sifatnya yang optikal dan rentan terhadap sentuhan, kotoran, dan juga
getaran berlebih.
Sayangilah laptop anda dengan
memperlakukannya secara bijaksana. Percaya atau tidak percaya, laptop
anda sudah memberikan begitu banyak kemudahan bagi anda. Lagipula,
daripada membeli laptop baru, ada baiknya kita merawat laptop kita
dengan sepenuh hati supaya awet dan menghemat pengeluaran kita.
Source : Detik.com
Selasa, 10 Maret 2015
7 gejala awal stroke
Stroke adalah masalah kesehatan darurat yang harus segera ditangani jika
tak ingin berujung pada kematian atau kelumpuhan. Namun terkadang sulit
mengenali tanda-tanda stroke pada seseorang. Padahal untuk
menyelamatkan nyawa seseorang, mengenali gejala stroke sangat penting
dilakukan.
Ketika stroke terjadi, suplai darah pada sel otak berhenti. Akhirnya otak tak mendapatkan darah yang kaya oksigen. Namun stroke juga bisa terjadi ketika asupan darah ke otak terlalu tinggi karena tekanan darah. Stroke biasanya disertai dengan gejala-gejala awal. seperti apa gejalanya? Ini dia beberapa di antaranya, seperti dilansir oleh Boldsky (02/03).
1. Mati rasa
Ini adalah gejala yang harus diwaspadai. Jika Anda tiba-tiba merasa lemah dan mati rasa pada otot wajah, lengan, atau kaki salah satu bagian tubuh, itu bisa jadi stroke. Terkadang pasien juga akan merasa lumpuh serta tak bisa mengangkat satu tangan. Pada kasus lain, satu bagian wajah turun dan wajah terlihat tak simetri saat tersenyum atau bicara.
2. Sulit berkomunikasi
Pasien stroke biasanya akan mengalami masalah komunikasi, kesulitan berbicara dan memahami percakapan. Gejala awal stroke juga termasuk mengalami kesulitan untuk memahami perintah atau percakapan.
3. Kebutaan tiba-tiba
Pasien stroke biasanya juga mengalami kesulitan melihat dan penurunan kemampuan penglihatan, terutama pada satu bagian mata. Ini adalah salah satu gejala stroke tingkat lanjut yang sangat penting diwaspadai.
4. Kehilangan sensasi
Ketika mengalami stroke, terkadang tubuh akan kehilangan kemampuan merasakan sensasi. Ini bisa menjadi salah satu gejala awal stroke. Ketika kulit mulai tidak bisa merasakan sensasi, bisa jadi ini disebabkan oleh stroke. Selain itu, menurunnya kemampuan panca indera lain seperti indera perasa atau pendengaran.
5. Kehilangan keseimbangan
Sebelum terkena stroke, seseorang bisa merasa pusing atau vertigo, yang disertai dengan mual, muntah, serta demam. Selain itu, biasanya mereka akan kesulitan berjalan karena kehilangan keseimbangan dan koordinasi.
6. Sakit kepala
Sakit kepala yang bisa memicu stroke biasanya disertai dengan kehilangan kesadaran dan sering pingsan. Waspadai sakit kepala yang terasa tak wajar, terutama jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.
7. Kehilangan refleks
Tubuh manusia memiliki banyak refleks, salah satunya adalah dalam menelan makanan. Ketika Anda kehilangan refleks ini, bisa jadi selanjutnya Anda akan merasakan stroke. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah kesulitan menelan makanan hingga Anda harus memuntahkannya kembali.
Itulah beberapa gejala awal stroke. Jika Anda mendapati gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Gejala di atas bisa berlanjut ke gejala yang lebih serius dan lebih sulit dicegah.
source : merdeka.com
Ketika stroke terjadi, suplai darah pada sel otak berhenti. Akhirnya otak tak mendapatkan darah yang kaya oksigen. Namun stroke juga bisa terjadi ketika asupan darah ke otak terlalu tinggi karena tekanan darah. Stroke biasanya disertai dengan gejala-gejala awal. seperti apa gejalanya? Ini dia beberapa di antaranya, seperti dilansir oleh Boldsky (02/03).
1. Mati rasa
Ini adalah gejala yang harus diwaspadai. Jika Anda tiba-tiba merasa lemah dan mati rasa pada otot wajah, lengan, atau kaki salah satu bagian tubuh, itu bisa jadi stroke. Terkadang pasien juga akan merasa lumpuh serta tak bisa mengangkat satu tangan. Pada kasus lain, satu bagian wajah turun dan wajah terlihat tak simetri saat tersenyum atau bicara.
2. Sulit berkomunikasi
Pasien stroke biasanya akan mengalami masalah komunikasi, kesulitan berbicara dan memahami percakapan. Gejala awal stroke juga termasuk mengalami kesulitan untuk memahami perintah atau percakapan.
3. Kebutaan tiba-tiba
Pasien stroke biasanya juga mengalami kesulitan melihat dan penurunan kemampuan penglihatan, terutama pada satu bagian mata. Ini adalah salah satu gejala stroke tingkat lanjut yang sangat penting diwaspadai.
4. Kehilangan sensasi
Ketika mengalami stroke, terkadang tubuh akan kehilangan kemampuan merasakan sensasi. Ini bisa menjadi salah satu gejala awal stroke. Ketika kulit mulai tidak bisa merasakan sensasi, bisa jadi ini disebabkan oleh stroke. Selain itu, menurunnya kemampuan panca indera lain seperti indera perasa atau pendengaran.
5. Kehilangan keseimbangan
Sebelum terkena stroke, seseorang bisa merasa pusing atau vertigo, yang disertai dengan mual, muntah, serta demam. Selain itu, biasanya mereka akan kesulitan berjalan karena kehilangan keseimbangan dan koordinasi.
6. Sakit kepala
Sakit kepala yang bisa memicu stroke biasanya disertai dengan kehilangan kesadaran dan sering pingsan. Waspadai sakit kepala yang terasa tak wajar, terutama jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.
7. Kehilangan refleks
Tubuh manusia memiliki banyak refleks, salah satunya adalah dalam menelan makanan. Ketika Anda kehilangan refleks ini, bisa jadi selanjutnya Anda akan merasakan stroke. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah kesulitan menelan makanan hingga Anda harus memuntahkannya kembali.
Itulah beberapa gejala awal stroke. Jika Anda mendapati gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Gejala di atas bisa berlanjut ke gejala yang lebih serius dan lebih sulit dicegah.
source : merdeka.com
Minggu, 22 Februari 2015
Istilah dan singkatan bahasa inggris yang banyak di pakai dalam forum internet
WOMBAT = Waste Of Money, Brains, And Time
WBS = Write Back Soon
WRT = With Regard To; With Respect To
WYGIWYPF = What You Get Is What You Pay For
WYSIWYG = What You See Is What You Get
TS = Thread Starter
WTB = Want To Buy
WTS = Want To Sell
WTI = Want To Inform
WTA = Want To Ask
FR= Free Review (penujual memberi gratis produk dengan imbalan memberikan review/ulasan bagi yang menerima FR)
BIN : Buy it now
BID : Melakukan penawaran… (hehee yang ini gak tahu)
Inc : Kelipatan penawaran.
AFAIK = As Far As I Know
ASAP= As Soon As Possible
BTW = By The Way
CMIIW = Correct Me If I’m Wrong
LTNC = Long Time No See
OIC = Oh, I See
OMG = Oh, My God
OTOH = On The Other Hand
CP = Cross-Posting
OT = Off Topic
OOT = Out Of Topic
VOOT = Very Out Of Topic
POV = Point Of View
PS = Post Scriptum; PostScript
SOL = Sorry, One Liner – kalau pesan anda pendek, cantumkan ini.
FYI = For Your Information
HTH = Hope That Helped/Hope This Helps
IAC = In Any Case
IIRC = If I Recall Correctly
IMO = In My Opinion
IMHO = In My Humble Opinion (rarely: In My Honest Opinion)
IMNSHO = In My Not-So-Humble Opinion
IOW = In Other Words
ISO = In Search Of
Istilah dan singkatan bahasa inggris dalam forum internet lainya:
LOL = Laughs Out Loud
LMAO = Laughing My Ass Off
ROTFL = Rolling On The Floor Laughing
ROTFLMAO = Rolling On The Floor Laughing My Ass Off
SSIA = Subject Says It All
TBE = To Be Expected
TBH = To Be Honest
TWIMC = To Whom It May Concern
TBYB = Try Before You Buy
TMA = Take My Advice
TIMTOWTDI = There Is More Than One Way To Do It
TINALO = This Is Not A Legal Opinion
TINAR = This Is Not A Recommendation
TIA = Thanks In Advance
TFTT = Thanks For The Thought
TYVM = Thank You Very Much
WBS = Write Back Soon
WRT = With Regard To; With Respect To
WYGIWYPF = What You Get Is What You Pay For
WYSIWYG = What You See Is What You Get
TS = Thread Starter
WTB = Want To Buy
WTS = Want To Sell
WTI = Want To Inform
WTA = Want To Ask
FR= Free Review (penujual memberi gratis produk dengan imbalan memberikan review/ulasan bagi yang menerima FR)
BIN : Buy it now
BID : Melakukan penawaran… (hehee yang ini gak tahu)
Inc : Kelipatan penawaran.
AFAIK = As Far As I Know
ASAP= As Soon As Possible
BTW = By The Way
CMIIW = Correct Me If I’m Wrong
LTNC = Long Time No See
OIC = Oh, I See
OMG = Oh, My God
OTOH = On The Other Hand
CP = Cross-Posting
OT = Off Topic
OOT = Out Of Topic
VOOT = Very Out Of Topic
POV = Point Of View
PS = Post Scriptum; PostScript
SOL = Sorry, One Liner – kalau pesan anda pendek, cantumkan ini.
FYI = For Your Information
HTH = Hope That Helped/Hope This Helps
IAC = In Any Case
IIRC = If I Recall Correctly
IMO = In My Opinion
IMHO = In My Humble Opinion (rarely: In My Honest Opinion)
IMNSHO = In My Not-So-Humble Opinion
IOW = In Other Words
ISO = In Search Of
Istilah dan singkatan bahasa inggris dalam forum internet lainya:
LOL = Laughs Out Loud
LMAO = Laughing My Ass Off
ROTFL = Rolling On The Floor Laughing
ROTFLMAO = Rolling On The Floor Laughing My Ass Off
SSIA = Subject Says It All
TBE = To Be Expected
TBH = To Be Honest
TWIMC = To Whom It May Concern
TBYB = Try Before You Buy
TMA = Take My Advice
TIMTOWTDI = There Is More Than One Way To Do It
TINALO = This Is Not A Legal Opinion
TINAR = This Is Not A Recommendation
TIA = Thanks In Advance
TFTT = Thanks For The Thought
TYVM = Thank You Very Much
Jumat, 30 Januari 2015
8 Kebiasaan Karyawan Yang Dibenci Atasan
Ada beberapa kebiasaaan yang dilakukan karyawan di tempat kerja yang
ternyata dibenci oleh atasan. Supaya karir Anda tetap berjalan baik,
cobalah ketahui dulu beberapa kebiasaan yang tak disukai atasan berikut
ini.
1. Datang terlambat
Kemacetan di kota besar, apalagi saat jam-jam sibuk, sepertinya sudah menjadi hal umum. Namun bukan berarti Anda bisa terus-menerus menggunakannya sebagai alasan. Seharusnya Anda sudah bisa memperkirakan waktu perjalanan dari rumah ke kantor, agar tidak sering datang terlambat.
2. Kurang inisiatif
Bos biasanya tidak menyukai karyawan yang kurang inisiatif dan hanya menunggu perintah saja. Setiap kali punya ide atau pendapat, sebaiknya utarakan saja ke atasan.
3. Sering mengeluh
Biasanya bos juga akan membenci sikap karyawan yang sepertinya tidak pernah puas dan hari-harinya selalu dipenuhi oleh keluhan. Hindari kebiasaan mengeluh di hadapan si bos, karena di mata di Anda pun akan terlihat buruk.
4. Banyak kesalahan
Seorang bos pastinya mengharapkan hasil pekerjaan yang maksimal dari pegawainya. Terlalu sering melakukan kesalahan atau tidak bisa belajar dari kesalahan terdahulu, sudah pasti akan membuat bos membenci Anda. Selalu lakukan cek dan ricek saat mengerjakan pekerjaan. Pastikan hasil kerja Anda minim kesalahan saat ditunjukkan pada bos.
5. Sikap menyebalkan
Ada beberapa sikap yang dianggap menyebalkan bagi bos, di antaranya sikap sinis, susah bekerja sama dengan rekan kerja yang lain, suka menjatuhkan orang lain, bersikap negatif, marah saat ditegur atasan, dan semacamnya.
6. Berisik
Sebagai pekerja, Anda sudah seharusnya menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Apalagi lingkungan kantor merupakan lingkungan bersama, bukan tempat pribadi Anda. Jadi hindari memasang musik kencang atau mengobrol keras-keras di telepon.
7. Manajemen waktu tidak teratur
Anda selalu terlambat mengerjakan tugas, padahal sudah diberikan tenggat waktu yang jelas. Ini artinya Anda memiliki manajemen waktu yang tidak baik. Hati-hati, karena bisa saja si bos akan membenci Anda dan akhirnya beranggapan Anda tidak bisa diandalkan.
8. Membawa masalah pribadi
Seharusnya Anda bisa memisahkan hal-hal yang bersifat pribadi dengan pekerjaan di kantor. Jangan membawa masalah pribadi Anda di kantor atau bahkan membuat hal itu merusak kinerja Anda. Sebisa mungkin bersikaplah profesional saat bekerja. Apabila ada masalah pribadi yang demikian besar, lebih baik minta izin untuk menyelesaikannya ketimbang membawa ‘drama’ kehidupan Anda ke kantor. (Bisnis.com)
1. Datang terlambat
Kemacetan di kota besar, apalagi saat jam-jam sibuk, sepertinya sudah menjadi hal umum. Namun bukan berarti Anda bisa terus-menerus menggunakannya sebagai alasan. Seharusnya Anda sudah bisa memperkirakan waktu perjalanan dari rumah ke kantor, agar tidak sering datang terlambat.
2. Kurang inisiatif
Bos biasanya tidak menyukai karyawan yang kurang inisiatif dan hanya menunggu perintah saja. Setiap kali punya ide atau pendapat, sebaiknya utarakan saja ke atasan.
3. Sering mengeluh
Biasanya bos juga akan membenci sikap karyawan yang sepertinya tidak pernah puas dan hari-harinya selalu dipenuhi oleh keluhan. Hindari kebiasaan mengeluh di hadapan si bos, karena di mata di Anda pun akan terlihat buruk.
4. Banyak kesalahan
Seorang bos pastinya mengharapkan hasil pekerjaan yang maksimal dari pegawainya. Terlalu sering melakukan kesalahan atau tidak bisa belajar dari kesalahan terdahulu, sudah pasti akan membuat bos membenci Anda. Selalu lakukan cek dan ricek saat mengerjakan pekerjaan. Pastikan hasil kerja Anda minim kesalahan saat ditunjukkan pada bos.
5. Sikap menyebalkan
Ada beberapa sikap yang dianggap menyebalkan bagi bos, di antaranya sikap sinis, susah bekerja sama dengan rekan kerja yang lain, suka menjatuhkan orang lain, bersikap negatif, marah saat ditegur atasan, dan semacamnya.
6. Berisik
Sebagai pekerja, Anda sudah seharusnya menciptakan suasana kerja yang menyenangkan. Apalagi lingkungan kantor merupakan lingkungan bersama, bukan tempat pribadi Anda. Jadi hindari memasang musik kencang atau mengobrol keras-keras di telepon.
7. Manajemen waktu tidak teratur
Anda selalu terlambat mengerjakan tugas, padahal sudah diberikan tenggat waktu yang jelas. Ini artinya Anda memiliki manajemen waktu yang tidak baik. Hati-hati, karena bisa saja si bos akan membenci Anda dan akhirnya beranggapan Anda tidak bisa diandalkan.
8. Membawa masalah pribadi
Seharusnya Anda bisa memisahkan hal-hal yang bersifat pribadi dengan pekerjaan di kantor. Jangan membawa masalah pribadi Anda di kantor atau bahkan membuat hal itu merusak kinerja Anda. Sebisa mungkin bersikaplah profesional saat bekerja. Apabila ada masalah pribadi yang demikian besar, lebih baik minta izin untuk menyelesaikannya ketimbang membawa ‘drama’ kehidupan Anda ke kantor. (Bisnis.com)
Rabu, 28 Januari 2015
Jangan Taruh Roti di Dalam Kulkas!
1. Tomat
Tomat yang disimpan di dalam kulkas akan
mengalami perubahan rasa. Udara dingin dalam kulkas akan menghambat
pematangan tomat, sehingga rasanya menjadi kurang nikmat. Selain itu,
tekstur tomat juga akan berubah menjadi lebih lembek dan kering karena
rusaknya membran bagian dalam kulit tomat karena suhu yang dingin.
2. Daun Kemangi
Di dalam kulkas, daun kemangi menjadi
lebih layu, tidak segar, dan kurang harum karena menyerap semua aroma
makanan lain yang disimpan di dalam kulkas.
3. Kentang, Ubi
Suhu dingin di dalam kulkas akan mengubah
karbohidrat di dalam Kentang menjadi gula lebih cepat, sehingga Kentang
akan menjadi lebih manis dan keras.
4. Bawang Merah, Bawang Putih, Bawang Bombay
Jika diletakkan di dalam kulkas, maka
bawang akan menyerap kelembapan kulkas sehingga menjadi lembek dan lebih
mudah berjamur. Selain itu, akan mulai muncul akar atau bakal umbi pada
bawang yang disimpan di dalam kulkas.
5. Roti
Roti yang disimpan di dalam kulkas memang
tidak akan lebih mudah berjamur dibandingkan jika disimpan di dalam suhu
ruangan. Namun, roti yang disimpan di dalam kulkas akan lebih cepat
tidak segar, lebih mudah berbau dan rasanya tidak lagi nikmat.
Source : Yahoo.com
Jumat, 23 Januari 2015
The Six Best Ways to Get Rich
We tend to assume that if we work hard and save money then one day we
will end up wealthy. This is wishful thinking. We are more likely to
end up with some modest but useful savings. If you want to accumulate
serious wealth then there a number of approaches you can use and some
are much more effective than others. The best ways are as follows:
- Start your own business and eventually sell it.This is the most effective and proven way to become rich. If you can find a new approach to a customer need and build a profitable business that addresses that need then you have created real value. It could be a cleaning business, a hairdresser’s, a consultancy or an investment bank. It will probably take years of very hard work to build up the enterprise. Most new businesses fail so the risks are high. You need all the skills, dynamism, perseverance and diligence of an entrepreneur. But if you can pull it off the potential rewards are huge. This is how many of the seriously wealthy people did it.
- Join a start-up and get stock. If you can accumulate equity positions in one or more start-up companies then there is an opportunity for a serious capital gain if the company thrives and either floats or is sold to a larger enterprise. Only a small minority of start-ups succeed in realising large capital gains so the odds are not good. However, you can use your judgement to see which business idea and which management team are likely to succeed. Early employees in Apple, Google and Microsoft became millionaires on this basis.
- Exploit your skill as a self-employed expert. If you can develop a marketable skill and retain your independence then you can reap considerable rewards. This is how sports stars, authors and entertainers become rich. In general the self-employed expert has greater earnings opportunities than one who works for a company. There are risks and you have to have something special. Your success is in your own hands so this is a popular route for people who have developed a skill and want to strike out on their own.
- Develop property. Buying, developing and selling property is a well-established way to build a significant capital position. One of the key elements is that by borrowing money you can gain leverage on your investment. Say you borrow $200,000 and put in $50,000 of your own to buy a property for $250,000. Then you develop the property and sell it for $400,000. The property has increased in value by 60% but your $50,000 has now grown fourfold to $200,000. You have to select the right properties in the right areas and develop them wisely. You are at risk from booms and busts in the property market. However, in the long term this remains a proven way to accumulate wealth.
- Build a portfolio of stocks and shares. If you can make steady investments in stocks over a long period, choose wisely and reinvest the dividends then you can build a large store of wealth. Of course stocks can go down as well as up and many small investors lose heart when their portfolio plunges. But over the long-term equities are as good an investment as property and much more liquid. Stock market crashes represent great buying opportunities for those with cash and strong nerves.
- Inherit wealth. It helps if you were born to successful or wealthy parents but failing that, you could marry fortuitously!
- Work in a steady job, cut back expenditures and save in the bank. This is prudent practice and reduces your financial risk but is not an effective method of becoming rich. You should keep your expense within your income but if you want to make serious money then you must significantly boost your income or find ways to multiply your capital. Revisit some of the ideas above.
- Be an inventor. Invent a something that everyone needs and patent your invention. Then licence out your invention and watch the royalties roll in. This is another very difficult route to wealth. Some inventors do get rich this way but securing the patent is arduous and signing a good licensing deal is not easy. However more big companies are looking outside for innovations they can market so it is not impossible.
- Gamble.We hear about lottery winners and poker stars so this approach can sometimes work but the numbers are so unfavourable that it represents a lousy plan for becoming rich. You are strongly advised to avoid this method and use one of the first six above.
10 Differences Between Middle Class And Rich People
According to Forbes, the 400 wealthiest Americans have more wealth
than the bottom 150 million Americans combined. But what about the
people in between? The middle class? You may be considered middle class.
You’re not poor, but you’re not rich…yet. The middle class seems to be
shrinking, according to the data revealed over the last couple decades.
That means you’re going to be less likely to be middle class in the
future. You’ll more likely be poor or rich. Which side do you want to be
on?
If you want to be on the side with the rich, you’ve got to start thinking like the rich. Here are 10 differences between middle class and rich people for you to learn from…
Step out of your comfort zone. Look at all your options. You will have to be at least a little uncomfortable if you want to become rich. You might even have to fail and that’s great, because if you’re not failing, you’re not doing much.
You won’t catch the average millionaire in a $100,000 car or a multi-million dollar home. The rich don’t spend their money on depreciating liabilities, they spend their money on appreciating assets and they live below their means. On average, the rich drive cars that are a few years old and they don’t buy them new, according to studies done in the book “The Millionaire Next Door.” Even if they can “afford” that fancy new Escalade, they usually don’t buy it.
Remember, if you earn $1,000,000/year and you spend $1,000,000/year, you’re still broke.
The middle class tend to work for someone else. They have a job. A career. Upper middle class tend to be self-employed. They own a job. The rich tend to own the business. They own that corporate ladder that the middle class are busy working up. The rich understand that they need more people working for them to earn more money. The rich understand the power of passive income.
The rich understand that when you surround yourself with successful people, your own success will follow. Likewise, surrounding yourself with unsuccessful people tends to have the anticipated effect. Your income is usually the average of the incomes of your three closest friends. If you want to earn more, hang around people who earn more. It’s all about aligning your mindset with the mindset of successful people. If you want to be rich, you have to think rich.
The middle class are easily persuaded to change jobs when someone offers more money. The rich understand that working isn’t about the money, especially in the early years. It’s about developing the skills and traits you need to develop to become rich. That may mean working a sales job to better understand the world of selling. Or it could mean you work at a bank to better understand accounting. If you want to be rich, you should be working to learn the skills you need to become rich. Most rich people didn’t get there by earning a high salary.
Back to the fancy cars and big houses. That’s where much of the middle class spend their money. Drive through a middle class neighborhood and you will usually see brand new cars, expensive landscaping and high-dollar homes. The rich understand that to become wealthy, you have to want money more than you want things. If you keep buying things, your money will keep going with them. It’s funny how that works. For example, Warren Buffett still lives in the same home he bought in 1958. And he only paid $31,500 for it.
Stop buying things and start focusing on keeping, saving and investing the money you earn. If you are a shopaholic, start shopping for assets. Become interested in investing, then look for bargains on stocks and businesses instead of shoes and electronics. That being said, it’s not all about saving your money.
Steve Siebold interviewed over 1,200 of the world’s wealthiest people over the past 30 years for his book “How Rich People Think”, and according to him there are more than 100 differences in how rich people look at money compared to the middle class. One of the key differences he found was that the middle class see money through the eyes of emotion, but the rich see money through the eyes of logic. Making emotional financial decisions will ruin your finances. Warren Buffett explains that investing has much more to do with controlling your emotions, than it has to do with money. Emotions are what cause people to buy high and sell low. Emotions create dangerous business deals. Leave emotions out of this and turn to logic.
The middle class set goals. Sometimes. It’s the capacity of the goals that differ from the middle class to the rich. The middle class set safe goals that are easily obtainable. The rich set goals that seem impossible, difficult or crazy. But they know they are achievable. It all comes back to having the proper mindset.
When you’re setting your goals, ask yourself if they could be bigger. Ask yourself if that’s really all you can do or if you can do more. I think you can do more.
Hard work is a necessity. For all of us. If you want to reach the top (whatever that may be for you), you’ve got to put in the work. The problem is that hard work alone will rarely make you rich. You can’t become rich by doing it all yourself. You have to use leverage to truly become rich and stay that way. Leverage works in many ways, from outsourcing to investing. The more leverage you can incorporate, the more time you will free up to work on the things that really matter in your business and your life.
Some differences between the middle class and the rich are vast, while others may seem simple and minor. The fact is that if you want to become rich, you have to think like the rich and do the things the rich do.
If you want to be on the side with the rich, you’ve got to start thinking like the rich. Here are 10 differences between middle class and rich people for you to learn from…
1. The middle class live comfortably, the rich embrace being uncomfortable
“Be willing to be uncomfortable. Be comfortable being uncomfortable. It may get tough, but it’s a small price to pay for living a dream.”
-Peter McWilliams
“In investing, what is comfortable is rarely profitable.”It’s comfortable to work a “safe” job. It’s comfortable to work for someone else. The middle class think being comfortable means being happy, but the rich realize that extraordinary things happen when we put ourselves in uncomfortable situations. Starting your own business is a risk and risks can be uncomfortable, but a little risk is what it takes to create wealth and achieve superior results.
- Robert Arnott
Step out of your comfort zone. Look at all your options. You will have to be at least a little uncomfortable if you want to become rich. You might even have to fail and that’s great, because if you’re not failing, you’re not doing much.
2. The middle class live above their means, the rich live below
“There is no dignity quite so impressive, and no one independence quite so important, as living within your means.”
-Calvin Coolidge
You won’t catch the average millionaire in a $100,000 car or a multi-million dollar home. The rich don’t spend their money on depreciating liabilities, they spend their money on appreciating assets and they live below their means. On average, the rich drive cars that are a few years old and they don’t buy them new, according to studies done in the book “The Millionaire Next Door.” Even if they can “afford” that fancy new Escalade, they usually don’t buy it.
Remember, if you earn $1,000,000/year and you spend $1,000,000/year, you’re still broke.
3. The middle class climb the corporate ladder, the rich own the ladder
“The richest people in the world look for and build networks; everyone else looks for work.”
-Robert Kiyosaki
The middle class tend to work for someone else. They have a job. A career. Upper middle class tend to be self-employed. They own a job. The rich tend to own the business. They own that corporate ladder that the middle class are busy working up. The rich understand that they need more people working for them to earn more money. The rich understand the power of passive income.
4. The middle class are friends with everyone, the rich choose wisely
“It’s better to hang out with people better than you. Pick out associates whose behavior is better than yours and you’ll drift in that direction.”
-Warren Buffett
The rich understand that when you surround yourself with successful people, your own success will follow. Likewise, surrounding yourself with unsuccessful people tends to have the anticipated effect. Your income is usually the average of the incomes of your three closest friends. If you want to earn more, hang around people who earn more. It’s all about aligning your mindset with the mindset of successful people. If you want to be rich, you have to think rich.
5. The middle class work to earn, the rich work to learn
“When you are young, work to learn, not to earn.”
-Robert Kiyosaki
The middle class are easily persuaded to change jobs when someone offers more money. The rich understand that working isn’t about the money, especially in the early years. It’s about developing the skills and traits you need to develop to become rich. That may mean working a sales job to better understand the world of selling. Or it could mean you work at a bank to better understand accounting. If you want to be rich, you should be working to learn the skills you need to become rich. Most rich people didn’t get there by earning a high salary.
6. The middle class have things, the rich have money
“Too many people spend money they haven’t earned, to buy things they don’t want, to impress people that they don’t like.”
― Will Rogers
Back to the fancy cars and big houses. That’s where much of the middle class spend their money. Drive through a middle class neighborhood and you will usually see brand new cars, expensive landscaping and high-dollar homes. The rich understand that to become wealthy, you have to want money more than you want things. If you keep buying things, your money will keep going with them. It’s funny how that works. For example, Warren Buffett still lives in the same home he bought in 1958. And he only paid $31,500 for it.
Stop buying things and start focusing on keeping, saving and investing the money you earn. If you are a shopaholic, start shopping for assets. Become interested in investing, then look for bargains on stocks and businesses instead of shoes and electronics. That being said, it’s not all about saving your money.
7. The middle class focus on saving, the rich focus on earning
“Your greatest asset is your earning ability. Your greatest resource is your time.”
-Brian Tracy
“If you would be wealthy, think of saving as well as getting.”Saving is important. Investing may be more important, but earning is the foundation of both. You understand that you need to save and invest, but to really achieve extravagant goals with them, you need to earn more. The rich understand this and work on creating more avenues to earn and earning more with the avenues they have. If you really want to become rich, work on your earning ability, not your saving ability.
-Benjamin Franklin
8. The middle class are emotional with money, the rich are logical
“Only when you combine sound intellect with emotional discipline do you get rational behavior.”
-Warren Buffett
Steve Siebold interviewed over 1,200 of the world’s wealthiest people over the past 30 years for his book “How Rich People Think”, and according to him there are more than 100 differences in how rich people look at money compared to the middle class. One of the key differences he found was that the middle class see money through the eyes of emotion, but the rich see money through the eyes of logic. Making emotional financial decisions will ruin your finances. Warren Buffett explains that investing has much more to do with controlling your emotions, than it has to do with money. Emotions are what cause people to buy high and sell low. Emotions create dangerous business deals. Leave emotions out of this and turn to logic.
9. The middle class underestimate their potential, the rich set huge goals
“Set your goals high, and don’t stop till you get there.”
-Bo Jackson
The middle class set goals. Sometimes. It’s the capacity of the goals that differ from the middle class to the rich. The middle class set safe goals that are easily obtainable. The rich set goals that seem impossible, difficult or crazy. But they know they are achievable. It all comes back to having the proper mindset.
When you’re setting your goals, ask yourself if they could be bigger. Ask yourself if that’s really all you can do or if you can do more. I think you can do more.
10. The middle class believe in hard work, the rich believe in leverage
“It is much easier to put existing resources to better use than to develop resources where they do not exist.”
-George Soros
Hard work is a necessity. For all of us. If you want to reach the top (whatever that may be for you), you’ve got to put in the work. The problem is that hard work alone will rarely make you rich. You can’t become rich by doing it all yourself. You have to use leverage to truly become rich and stay that way. Leverage works in many ways, from outsourcing to investing. The more leverage you can incorporate, the more time you will free up to work on the things that really matter in your business and your life.
Some differences between the middle class and the rich are vast, while others may seem simple and minor. The fact is that if you want to become rich, you have to think like the rich and do the things the rich do.
Selasa, 20 Januari 2015
To Abel dan Afel
If I had to choose between loving you and breathing,......i would use my last breath to tell you,.......i love u
Rabu, 07 Januari 2015
all about bawang merah
Saat epidemi influenza merebak di banyak tempat di dunia, seorang dokter
memperhatikan ada keluarga yg sama sekali tak tersentuh demam influenza
itu.
Ia mendapati bahwa keluarga ini tiap hari menaruh bawang merah yg dikupas di piring dan meletakkannya di setiap kamar di rumah itu.
Ketika ia mengambil salah satu piring dgn metoda bakteriologis yg semestinya, ia mendapati seluruh permukaan bawang itu penuh virus influenza yg sudah inaktif.
Bawang merah itu memfokuskan virus ke dalam dirinya, lalu membunuhnya.
Bukan hanya virus, tapi juga bakteri, semuanya terkumpul di situ dalam keadaan sudah inaktif/ mati. Beberapa toko yg memasang bawang merah di sekitar tokonya juga terbebas dari serangan epidemi dan mendapati karyawannya lebih sehat.
Jadi, tempatkanlah bbrp butir bawang merah yg telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga, ganti setiap hari, tentu saja, maka anda akan terbebas dari virus dan bakteri. Seorang penderita radang paru berat menjalani perawatan bawang merah sebagai berikut:
1. Sebutir bawang merah diiris kedua ujungnya.
2. Salah satu ujungnya dicocok dgn garpu, lalu tangkai garpu dimasukkan sebuah botol agar dapat berdiri.
3. Taruh di samping ranjang penderita semalaman suntuk, paginya bawang merah berubah jadi kehitaman karena penuh kuman.
4.Buang dan ganti dgn yg baru.
Penderita akan lebih cepat sembuh.
Bawang merah mentah yg telah dikupas adalah magnet kuat bagi kuman, jadi jangan menyimpan bawang merah mentah yg sudah dikupas, walaupun dalam lemari es, kecuali untuk membersihkan bakteri/virus dalam lemari es anda.
Begitu pula kentang mentah, setelah diiris atau dikupas mudah sekali dimasuki kuman. Karenanya sebaiknya mengupas bawang merah mentah hanya jika untuk langsung dimasak, bukan untuk persediaan.
Ia mendapati bahwa keluarga ini tiap hari menaruh bawang merah yg dikupas di piring dan meletakkannya di setiap kamar di rumah itu.
Ketika ia mengambil salah satu piring dgn metoda bakteriologis yg semestinya, ia mendapati seluruh permukaan bawang itu penuh virus influenza yg sudah inaktif.
Bawang merah itu memfokuskan virus ke dalam dirinya, lalu membunuhnya.
Bukan hanya virus, tapi juga bakteri, semuanya terkumpul di situ dalam keadaan sudah inaktif/ mati. Beberapa toko yg memasang bawang merah di sekitar tokonya juga terbebas dari serangan epidemi dan mendapati karyawannya lebih sehat.
Jadi, tempatkanlah bbrp butir bawang merah yg telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga, ganti setiap hari, tentu saja, maka anda akan terbebas dari virus dan bakteri. Seorang penderita radang paru berat menjalani perawatan bawang merah sebagai berikut:
1. Sebutir bawang merah diiris kedua ujungnya.
2. Salah satu ujungnya dicocok dgn garpu, lalu tangkai garpu dimasukkan sebuah botol agar dapat berdiri.
3. Taruh di samping ranjang penderita semalaman suntuk, paginya bawang merah berubah jadi kehitaman karena penuh kuman.
4.Buang dan ganti dgn yg baru.
Penderita akan lebih cepat sembuh.
Bawang merah mentah yg telah dikupas adalah magnet kuat bagi kuman, jadi jangan menyimpan bawang merah mentah yg sudah dikupas, walaupun dalam lemari es, kecuali untuk membersihkan bakteri/virus dalam lemari es anda.
Begitu pula kentang mentah, setelah diiris atau dikupas mudah sekali dimasuki kuman. Karenanya sebaiknya mengupas bawang merah mentah hanya jika untuk langsung dimasak, bukan untuk persediaan.
Minggu, 04 Januari 2015
28 hal Google bisa lakukan yang mungkin Anda Belum Tau
Biasanya kita pake Google untuk Browsing dan mencari tau akan sesuatu..!!
Ternyata Google bisa melakukan ini juga Joo..!!
Tahun ini lebih dari 2.161.530.000.000 pencarian dilakukan melalui Google, namun mayoritas dari orang-orang mungkin tidak pernah tau Google dapat melakukan hal lain yang menarik lebih banyak …
Kali ini Jooliti mencoba mengumpulkan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan Google yang mungkin bermanfaat untuk Anda lakukan…
1. Google bisa bantu Anda untuk memilih makanan yang anda inginkan
2. Google bisa digunakan untuk set waktu (timer) atau Alarm !!
3. Pengen tau kapan sunrise dan sunset di bali? Atau mungkin di kota anda? Anda bisa cek di Google waktu tepatny.. coba aja ketik Keywords “Sunrise in Bali“
4. Bisa main the hidden games ‘zerg rush’
5. Bisa cek prediksi cuaca di kota anda.. Ketik nama Kota anda dengan di ikuti oleh kata ‘forecast'; seperti contoh “Jakarta Forecast“
6. Pengen kasih Tips untuk pelayan, tapi bingung berapa jumlahnya? Coba pake Google
7. Bisa cek status pesawat..
8. .. ini Keren Joo.. coba aja cek ketik “do a barrel roll” atau “Z or R twice” dan lihat apa yang terjadi.
9. naahh.. sekarang coba ketik “tilt”, pasti layar anda agak miring.
10. Google bisa cek film, Favorit TV show, dll.. serta
11. Pengen cek kapan sih Film terbaru yang anda pengen lihat keluar
12. termasuk negara dan kotanya..
13. Pengen tau informasi mengenai Perusahan-perusahan? google aja
14. Pengen tau lagu apa saja oleh artis yang anda suka?
15. Coba ketik “Atari Breakout”… kenangan masa lalu… langsung keluar gambarnya..
16. Mau tau bedanya inch sama meter? Atau feet dengan meter? dll
17. Mau dibantu translate sekalian di ucapkan juga bisa..
18. Ketik keyword “Recursion” pasti google juga bingung..
19. Pengen tau buku apa dan di ciptakan oleh siapa?
20. Google bisa mengetahui kapan Foto anda dibuat pertama kali
21. Cape ngetik? Coba aja pake voice.. Google sudah bisa kok..
22. Bisa di jadikan calculator juga Joo..
23. Bisa main Lego dengan BuildWithChrome.com
24. Google Map dan Sekarang juga ada Google Mars
25. Sekarang coba Google Sky
26. Terbang menggunakan Google Earth
27. Google Public Data Explorer
28. Google Classic.. Coba aja tulis http://www.google-classic.com di search bar anda.
Langganan:
Postingan (Atom)